Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
BeritaNasional

Demo Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Tuntut 12 Isu, Tolak ‘Komersialisasi Pendidikan’

437
×

Demo Mahasiswa Universitas Pelita Bangsa Tuntut 12 Isu, Tolak ‘Komersialisasi Pendidikan’

Share this article
sumber foto: situasi di lokasi
Puluhan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa (UPB) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat (doc.liputanmahasiswa.com)
Example 468x60

LIPUTANMAHASISWA.COM- CIKARANG, BEKASI — Puluhan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa (UPB) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat pada Kamis, 18 September 2025. Aksi yang berlangsung damai ini menyoroti sejumlah isu internal kampus, yang dirangkum dalam 12 poin tuntutan yang diserahkan langsung kepada pihak rektorat.

Aksi yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini dikoordinatori oleh Steven selaku koordinator lapangan (korlap) dari Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum. Dalam orasinya, Steven menyatakan bahwa aksi ini adalah bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap lambannya respons pihak kampus terhadap berbagai keluhan, mulai dari masalah fasilitas hingga transparansi keuangan.

Example 300x600

Dalam dokumen tuntutan yang diterima oleh pihak universitas, terdapat beberapa poin utama yang menjadi fokus protes mahasiswa:

1. Penghapusan biaya perpustakaan berbayar.
2. Perbaikan sistem parkir, termasuk penyediaan fasilitas pelindung kendaraan serta transparansi pengelolaan dana parkir.
3. Realisasi akses penyebrangan dan rambu lalu lintas di depan kampus.
4. Pengadaan gorden/tirai di ruang kelas.
5. Transparansi biaya wisuda yang saat ini dinilai terlalu tinggi.
6. Penyediaan tempat duduk tambahan di koridor, balkon, dan area luar ruangan.
7. Kejelasan alokasi biaya administrasi Rp5.000 per transaksi.
8. Penambahan gedung baru.
9. Perbaikan fasilitas toilet agar memenuhi standar kelayakan.
10. Pembenahan sistem e-campus.
11. Mendesak akreditasi untuk Program Studi BKPI.
12. Evaluasi terbuka dan objektif sebelum pergantian dekan Fakultas Hukum.

“Aksi hari ini bukan semata-mata kepentingan mahasiswa hukum, melainkan kepentingan mahasiswa Universitas Pelita Bangsa,” ujar Steven saat diwawancarai oleh tim Creative Mahasiswa UPB. “Dua belas poin ini akan kita buatkan surat perjanjian atau MoU ,”

Merespons aksi tersebut, Wakil Rektor II Mohammad Hatta Fahamsyah, S.Sy., M.Sc.., menemui langsung perwakilan mahasiswa. Ia mengapresiasi aksi damai yang dilakukan dan berjanji akan segera menindaklanjuti tuntutan yang disampaikan.

“Kami telah menerima dan akan mengkaji setiap poin yang diajukan. Pihak universitas berkomitmen untuk selalu berdialog dan mencari solusi terbaik,” kata Mohammad Hatta Fahamsyah, S.Sy., M.Sc..

Aksi ini ditutup pada pukul 14.00 WIB. Meskipun aksi sempat diwarnai orasi yang lantang, situasi tetap kondusif hingga akhir.

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *